Oleh : Sjachrul Firdaus – Direktur Eksekutif ASTINDO

Sejak ASTINDO mendirikan Training Center, tujuannya bukan hanya ingin melatih para Sumber Daya Manusia (SDM) Travel Agent saja agar menjadi tenaga professional yang kompeten. Namun juga ingin memproduksi calon-calon SDM Travel Agent yang siap pakai, atau kompeten sebagai pemula. Hal tersebut termotivasi karena banyaknya permintaan dari anggota ASTINDO terhadap calon tenaga kerja kompeten, yang tidak dapat dipenuhi oleh pasar tenaga kerja. Selain itu, adanya penilaian dari industri yang menyatakan bahwa calon tenaga kerja lulusan SMK belum siap pakai. Hasil mediasi yang telah dilaksanakan oleh ASTINDO Training Center (ATC) dengan para SMK Pariwisata yang memiliki jurusan Usaha Jasa Pariwisata (UJP), mengkonfirmasi keadaan tersebut, karena kurangnya sumber materi pengajaran yang up to date disekolahnya.  

ASTINDO sebagai asosiasi yang mengutamakan kepentingan anggota dan industrinya, merasa bertanggung jawab atas keadaan tersebut. Untuk itu melalui program CSR nya, ATC menyelenggarakan Finisihing Training untuk lulusan SMK Pariwisata jurusan UJP. Fasilitas CSR ini disebar luaskan kepada SMK Pariwisata se Jabodetabek terlebih dahulu, dengan syarat utama adalah ditujukan kepada lulusannya yang ingin bekerja di Travel Agent maupun Airlines. Sayangnya para Sekolah terlalu sibuk dengan urusan kegiatan lainnya, sehingga kurang berupaya untuk memberi jalan kepada siswanya untuk mendapatkan fasilitas gratis ini. Sehingga jadwal finisihing training yang sedianya akan diadakan pada bulan May 2015 setelah Ujian Akhir Sekolah (UAS), terpaksa diundur-undur hingga beberapa kali, untuk  mendapatkan jumlah siswa yang memadai.    

Pada tanggal 24 – 30 Agustus 2015, Finishing Training atau training untuk menjadi Junior Ticketing diselanggarakan, dengan peserta gabungan bersama SDM Travel Agent yang berasal dari Non dispilin ilmu bidang Ticketing dan para lulusan SMK yang mendapat fasilitas CSR. Bagi peserta yang berasal dari SMK, akan disalurkan kepada travel Agent yang membutuhkan tenaga kerja. Sehingga program CSR ASTINDO ini memberikan manfaat Simbiosme mutualisitis, yaitu siswa lulusan SMK akan mendapat pekerjaan, dan industry mendapatkan SDM yang kompeten. Bahkan pada training batch kali ini, sebelum training selesai, rupanya sudah ada yang mengintip dan langsung menawarkan pekerjaan kepada seluruh peserta dari SMK tersebut.    

SF 001/08-2015