•    Oleh Tim Editor – Astindo / Oct-2012

LSP ATDA  sejak didirikannya oleh ASTINDO (sbg penggagas utama),disamping  GITC, Gapura Angkasa, Abacus dan Direktorat Perhubungan Udara Kemenhub- RI,  telah melaksanakan tugasnya  dengan mensertifikasi para professional travel agent untuk bidang Ticketing, sesuai Kualifikasi dan Job Competency-nya  yang  telah ditetapkan oleh Dewan Pakar Ticketing  ASTINDO, yaitu  Junior Ticketing, Senior Ticketing dan Supervisor Ticketing.
 


Berikut  ke-  46 Travel Agent yang telah  mempunyai staff  ticketing  bersertifikat BNSP :
Bayu Buana, Dwidaya, Golden Rama,ElokTour, Carlson Wagonlit Travel, ESA Tour,Great Union, Pantravel, Kijang Tours, Sapta Tour, Interlink Tours & Travel, Dunia Wisata, Dwi Java,Kem Travel, Patih Indo, Pelangi Tour, Tara Tour, Amadine, Asia Tour, Asia Wisata, Astro Travel, B-Travel, Baitulloh Tour, Circle M2 Travel, Dian Pramita, Daru Purwita Nusa Surabaya, Gama Tour, Golden Internusa, Interline Holiday Tour & Travel, Kaerindo Wisata, Kalstar, Laser, Lintas Tour, Masindo, MAS Travel, Melia Tour,Mitra Wisata Asri,Multazam Utama Tour, Muna Bina Insani,Onasis Travel,Pesona Cakrawala,Relax Travel,Travel Asia,Travelindo Pusaka,Vijaya Tour,Vista Express Tours

Total Staff Ticketing yang berhasil menyandang gelar profesi Ticketing adalah 73 orang, terdiri dari 35 orang di level Junior ( Certified Junior Ticketing), 24 di level Senior (Certified Senior Ticketing), dan 14 di level supervisor ( Certified Supervisor Ticketing).

Bagi Travel Agent yang belum mensertifikasi staff ticketing-nya, sebaiknya  segera saja, karena disamping untuk mengetahui kualitas SDM nya, tentu akan berdampak positif pula kepada kredibilitas perusahaan-nya di mata pelanggan.

Persyaratan memiliki sertifikat kompetensi itu  nantinya akan diwajibkan terhadap semua profesi industry di Indonesia., Hal ini terkait dengan “Free flow of skill labor” yang semakin dekat, sebelum para tenaga kerja asing bebas berkeliaran di negeri kita.

Saat ini, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sedang menggiatkan pelaksanaan “sertifikasi” terhadap semua profesi di Indonesia yang jumlahnya lebih dari 40.000 profesi.***