Oleh : Sjachrul Firdaus - Astindo / Sep-2013

Kebanyakan para calon penumpang penerbangan mencari harga ticket yang murah. Apalagi belakangan ini berbagai kesempatan untuk mendapatkan harga promo sangat bervariasi. Sehingga banyak para calon pengguna jasa angkutan udara, khususnya untuk tujuan luar negeri, cenderung melihat harga ticketnya. Kecuali bagi pejabat yang dalam rangka tugas, memerlukan flexibiltas jadual, tentunya memilih class yang aman.

Harga murah mengurangi kenyamanan
Diera kompetisi yang sangat dinamis, para airlines berusaha menguasai pasar melalui harga jual yang atraktif serendah mungkin. Selain itu juga bermunculan airlines dengan konsep biaya murah yang disebut dengan Low Cost Carries (LCC). Menjamurnya LCC memberi tawaran menarik bagi pengguna jasa transportasi udara. Namun logikanya apabila biaya ditekan, tentunya akan ada fasilitas yang dikurangi. Sehingga kalau kita perhatikan, harga ticket murah sebenarnya telah mengurangi fasilitas kenyamanan bagi penumpang. Diantaranya dengan harga ticket murah, penumpang tidak dapat memilih tempat duduk, bahkan harus berlarian untuk memburu tempat duduk yang dikehendaki, seperti layaknya naik bus kota. Klasifikasi harga murah yang disebut dengan Sub classes, adalah pembagian harga berdasarkan tingkat fasilitas dan kondisi yang dibayarnya. Semakin rendah harganya semakin berkurang fasilitas dan kenyamanan penumpang. Kelas terendah adalah penumpang hanya mempunyai hak untuk diangkut saja, sesuai dengan tanggal dan waktu penerbangan yang tertera diticket, selebihnya adalah factor keberuntungan saja.

Seat charging per segment
Kenyamanan dipenerbangan masih menjadi tuntutan para penumpang, terutama untuk penerbangan jarak jauh. Bagi penumpang ekonomi class, bisa dibayangkan kalau harus duduk hingga 10 (sepuluh) jam dikursi yang pas badan. Apalagi duduk dibaris tengah pada kursi tengah yang dihimpit oleh penumpang lain. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh para Airline untuk mendatangkan income tambahan melalui Seat charging, yaitu bagi mereka yang ingin duduk di baris terdepan (Front Row) atau di gang (Aisle) atau dekat jendela (Window) harus membayar tambahan berkisar antar. $ 50 - $ 150. Untuk penerbangan sektor pendek yang memakan waktu 1 jam saja, KLM mengenakan biaya tambahan £ 50 untuk front Row dan £ 130 untuk long haul. Jadi harga ticket murah tidak berarti akan mendapatkan fasilitas umum seperti  hal nya ekonomi class standard, dan belum tentu juga efisien. SF 01-09/2013