Oleh : Sjachrul Firdaus - Astindo / Nov-2013

ASTINDO memulai kerjasama dengan KLM Business Campus. Sebagai asosiasi travel agent yang membidangi Ticketing, Astindo menyadari betul tingginya demand terhadap tenaga Ticketing di Indonesia, dan apa yang menjadi permasalahan yang dihadapi oleh mayoritas travel agent. ASTINDO terus berupaya mencari jalan keluarnya. Sejak ASTINDO mendirikan  ATC (ASTINDO Training Center), program kerjanya dalam bidang pembinaan SDM terus bergulir. ATC yang telah bekerja sama dengan ketiga Global Distribution System (GDS) di Indonesia, yaitu Abacus, Galileo dan Amadeus, telah melengkapi training centernya dengan ketiga GDS tersebut untuk dapat memberikan training-nya kepada para staff travel agent di seluruh Indonesia, khususnya anggota ASTINDO.

Dengan kesiapan ATC untuk membina serta meningkatkan profesionalisme SDM travel agent di Indonesia, khususnya untuk bidang Ticketing. ASTINDO baru saja menambah panjang rentetan kerja samanya lagi yaitu dengan KLM Business Campus Amsterdam. Kerja sama tersebut dalam bidang penggunaan Modul yang up to date di bidang  “international ticketing”, yang telah mendapat otorisasi dari IATA, dan juga dalam hal mencetak Authorized Instructor untuk Selling & Changing a Ticket (SCT) mulai dari level Basic hingga pada tingkat ahli dengan menggunakan Amadeus.

KLM Business Campus adalah  institute yang didirikan oleh KLM Royal Dutch Airlines, yang belakangan kepemilikan sahamnya juga berbagi dengan Air France. Salah satu dari jurusan yang dikembangkan oleh KLM Business Campus adalah dalam Fares & Ticketing. Dimana semua modul dan teori yang disampaikan mengacu kepada ketentuan IATA, bahkan KLM Business Campus dalam hal ini menjadi pemeran aktif di IATA dalam membuat aturan main pada ketentuan perhitungan tariff penerbangan diseluruh dunia. Melihat reputasi tersebut, sejak bulan Juni 2013, ibu Elly Hutabarat - Ketua Umum ASTINDO secara intensive menjajaki kemungkinan untuk dapat bekerjasama dengan lembaga pendidikan yang sangat berpengaruh di IATA dan tentunya berkaliber international tersebut. Dengan difasilitasi oleh ITM yang dipimpin oleh Ron Kleinepier sebagai CEO-nya, yang bekerja sama dengan Learning Resources yang berpusat di London Inggris. Pada tanggal 17 hingga 24 November 2013 yang lalu, ASTINDO Training Center mendatangkan seorang Senior Trainer dari KLM Business Campus Amsterdam, yang bernama Rob Huijbrechtjse, yang telah bekerja selama 36 (tiga puluh enam) tahun di KLM.  Pada kesempatan selama 8 (delapan) hari itu, utusan KLM Business Campus tersebut menempa para ahli Ticketing dinegeri ini, yang tergabung dalam Dewan Pakar Ticketing ASTINDO, dengan Training for the Trainer untuk menjadi Authorized Instructor program E-Learning yang dirancang oleh KLM Business Campus.

Program Training for The Trainer tersebut, dengan melakukan “Test”uji kompetensi terhadap 3 (tiga) tahapan kompetensi, yaitu SCT level 1; Trip Round the World dan terakhir adalah SCT level 2. Bagi yang lulus hingga SCT level 2 dengan nilai minimum 85%,  mendapat Certificate of Accreditation dari KLM Business Campus untuk menjadi instructor pada program E-learning untuk level 1 & 2. Mereka yang berhasil hingga akhir training dan mendapatkan ketiga sertifikat tahapan kompetensi tersebut adalah : Martini Dermawan,  Sudarmi, Hemmy Pribowo, M.Iqbal Zualmi, Rita Rompas, Melly Selibulgani, Pisa Ramli, dan Sjachrul Firdaus.

Dengan dihasilkannya authorized instructor batch pertama di Indonesia oleh KLM Business Campus ini, maka training  untuk “Selling & Changing Ticket (SCT)” level 1 dan level 2, sudah dapat dilaksanakan terhadap Travel agent staff yang ingin menguasai kompetensi tersebut. Sedangkan untuk para pemula yang ingin bekerja pada travel agent, atau para lulusan SMK Pariwisata dapat mengikuti program E-learning selama 6 (enam ) minggu, yang dilanjutkan dengan training SCT level 1. ( Sf 01-11/2013 )