Oleh : Sjachrul Firdaus - Astindo / Jan-2014

Sudah menjadi agenda tahunan ASTINDO menyelenggarakan program Travel Fair yang selalu diadakan pada setiap bulan Maret sejak tahun 2011.Event ini memang sengaja dibuat bagi anggota ASTINDO untuk memasarkan produknya kepada masyarakat. Momentum ini yang sangat di tunggu-tunggu oleh para anggota, terutama mereka yang menjual produk Outbound Tour. Program pameran Business to Customer (B2C) ini Travel Agent didukungj uga oleh Airlines, National Tourist Office (NTO), Bank , Insurance company danjuga industry terkait lainnya.

Tahun 2014 ini ASTINDO Fair adalahuntuk yang keempat kalinya diadakan di Jakarta Convention Center (JCC). Keberhasilan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya berdampak selalu bertambahnya peserta pameran dari tahun ke tahun. Dengan mengemas Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC) dengan 5 (lima) kategori ukuran booth/stand yang berjumlah 119 (Seratus sembilan belas) itud iharapkan dapat memenuhi harapan masyarakat calon pembeli paket tour sesuai dengan variasinya.

ASTINDO Fair 2014 yang akan berlangsungpadatanggal 21 - 23 Maret 2014 itu kepanitiaan-nya diketuai oleh Anto Haditono (Golden Rama), sebagai Penanggungjawabnya adalah EllyHutabarat (KetuaUmum ASTINDO) dengan team dari Dewan Pengurus Nasional (DPN) ASTINDO yang terdiri dari Rudiana (Wita Tour), Pauline Suharno (Elok Tour), Darmawati (Esa Tour), YanniNizar (Sejati Tour)  JongkiIswandi (Kijang Tour), YuliAstriningsih (Dwi Java), Surya (DwiDaya) , Anton Sumarli (Travelux) dan dibantu oleh rekan-rekan dari anggota ASTINDO lainnya seperti : Iskandar (Avia Tour), Johan (Golden Rama), Nugi (Panen Tour), Ningsih (Pantravel) sertaTedjo Iskandar (TTC) yang selalu bekerjasama dengan ASTINDO.

Launching yang dilaksanakan di hotel Alila Pecenongan Jakarta, Rabutanggal 15 January 2014 sore, dihadiri oleh lebih kurang 150 orang yang mewakili perusahaan calon peserta pameran atau seller dan exhibitor. Hanya dalam kurun waktu kurang dari 24 jam setelah selesai acara launching tersebut, semua booth sudah terjual habis (booked) atau Sold out, sehingga pendaftaran langsung diberhentikan. Berhubung booth yang letaknya di tempat-tempat strategis menjadi tempat favorit dan di booking oleh lebihdari 1(satu) perusahaan, selain itu juga jumlah pendaftar yang melebihi jumlah kapasitas booth yang tersedia, akhirnya demi keadilanbagipesertapameran, terpaksa diadakan pengundian tempat.

Pengundian tempat dilaksanakan di kantor Sekretariat ASTINDO yang memiliki fasilitas ruang meeting dan ruanguntuk training yang biasa diselenggarakan oleh ASTINDO Training Center (ATC). Undian secara bertahap berdasarkan ukuran ruangan, yang dimulai dengan undian bagi booth dengan ukuran terbesar yang berada di area prima atau Prime Area.Untungnya jumlah yang mendaftar untuk prime area, sudah menjadi sama dengan jumlah booth yang tersedia, karena ada diantaranya yang langsung down grade ke level ukuran yang lebihkecil. Pengundian dilanjutkan dengan level-level berikutnya dengan ukuran ruangan yang lebih kecil.  Sempat terjadi argumen dari beberapa calon peserta yang terlambat mendaftar dan tidak kebagian booth. Padahal booth yang tersedia lebih diutamakan untuk Travel Agent khususnya anggota ASTINDO. Oleh karena ada beberapa Exhibitor non travel agent yang sudah booking sejak awal, panitia terpaksa menambah area baru, agar mereka tetap dapat mengikuti Travel Fair, dan Travel agent lebih banyak tertampung untuk menggelar produknya. Dengan penambahan booth untuk industry pendukung tersebut, jumlah booth menjadi 124 ( seratusduapuluhempat). SF 01/01-2014