IATA mengumumkan hasil studi bersama dengan beberapa Travel agent pilihan yang merupakan anggota dari WTAAA (World Travel Agents Associations Alliance). Hasilnya bahwa para travel agent mengharapkan adanya New Distribution Capability (NDC) yaitu suatu sarana yang dapat mencari dan memberikan informasi yang lebih inisiatif.

NDC adalah suatu program pendukung industry travel agent yang diluncurkan oleh IATA, dan merupakan hasil pengembangan yang diadopsi dari pasar, terhadap suatu yang terbaru, dengan maksud untuk meningkatkan komunikasi antara airlines dan travel agent melalui standar transmisi data yang berbasis XML. 

IATA bermitra dengan asosiasi-asosiasi yang mewakili para travel agent di Australia, Brazil, Canada, India, New Zealand, Afrika Selatan dan USA (1), yang merupakan anggota dari WTAAA. Studi ini dilaksanakan oleh Atmosphere Research Grup & T2 Impact, dengan melaksanakan survey terhadap kira-kira 1.000  treavel agent, termasuk mewawancarai intensif secara kualitatif terhadap 22 (dua puluh dua) travel agent yang berasal dari berbagai pejuru dunia.

Hasil studi menunjukkan bahwa:

·        Sekitar 76% travel agent melakukan reservasi produk tambahan dan pelayanan airline (ancillary)  melalui websites dari airlines yang bersangkutan.

·        Dengan harus berpindah-pindah layar antara menampilkan layar standar dengan website airlines, hanya untuk mem-booking pilihan produk tambahan, Travel Agent merasa kehilangan produktifitasnya atas tindakan tersebut.  

·        Para Travel Agent menyadari benar bahwa websites airlines menyajikan pilihan produk, pelayanan yang sangat lengkap, dan mereka merasa bahwa perbedaan ini menjadikan kompetisi yang merugikan bagi Travel Agent.

·        Mayoritas Travel Agent percaya bahwa NDC dapat membantu mereka menjadi lebih kompetitif dan dapat fokus kepada keinginan pelanggannya, sehingga dapat melaksanakan penjualan produk tambahan airline dengan lebih efisien.

·        Para Travel Agent juga mengharapkan mendapat kompensasi atas penjualan produk tambahan dan pelayanan dari airlines.

 

Studi ini membuktikan bahwa saluran distribusi travel agent saat ini tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan penumpang udara secara efisien. NDC akan mengatasi kesenjangan ini dengan memberikan akses langsung secara efisien terhadap produk tambahan dan pelayanan yang saat ini hanya tersedia pada website airline saja, kata Aleks Popovich, IATA Senior VP Financial & Distribution Services.

Pembahasan mengenai NDC ini telah dilangsungkan bertahun-tahun oleh para pelaku global pada travel industry. Dari sudut pandang travel agent, studi ini telah membawa keringanan dan wawasan terhadap yang hal yang penting dan menarik, serta disambut baik oleh para asosiasi travel agent yang terlibat,”kata Jayson Westbury, CEO Australian Federation of Travel Agents” dan juga menurut para juru bicara asosiasi yang berpartisipasi.

Hasil pengamatan juga menyatakan :

·        Perkembangan dari branded fares, kadang merujuk sebagai family fares, yang dapat menimbulkan kebingungan pada komunitas Travel Agent. Kira-kira 1 dari 4 Travel Agent tidak yakin dengan yang di booking-nya apakah family fares atau branded fares.

·        43% Travel Agent melakukan dengan sengaja memperlambat adopsi kemajuan tehnologi baru

·        Sepertinya para Travel Agent lebih suka mengandalkan GDS untuk mendukung pengadopsian NDC.

Berita dikutip dari eTN Global Travel Industry News

 

SF 009/xi-2015