Dengan melaksanakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga asosiasi, ASTINDO menyelenggarakan Kongres (Musyawarah Nasional) yang ke 4 pada tanggal 23 January 2017 di Platinum Balikpapan Hotel & Convention Hall – Balikpapan Kalimantan Timur.  

Kongres ASTINDO 2017 yang diresmikan oleh Wakil Walikota Balikpapan - H. Rahmat Mashud, serta disaksikan oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim - Syarifuddin Odang, Kepala Dinas Pariwisata Prop Kaltim - Syafrudin Pernyata, Kabid Investasi Usaha Pariwisata, Kementerian Pariwisata RI - Hengky Manurung, Kassubdit System Informasi dan Pelayanan Kementerian Perhubungan RI - Agus Pramuka, yang juga disaksikan oleh Ketua Umum ASITA - Asnawi Bahar dan Perwakilan dari Garuda Indonesia serta Sriwijaya Air.

Kongres ASTINDO 2017 yang dihadiri oleh anggotanya yang berasal dari 12 (dua belas) Provinsi di Indonesia dari 15 Dewan Pengurus Provinsi yang sudah pernah terbentuk, berjalan lancar dan sukses. Satu hari sebelumnya yaitu pada tanggal 22 january 2017,  Kelompok Kerja (Pokja) Anggaran Dasar & Anggaran Rumah Tangga yang dibentuk oleh Dewan Pengurus Nasional (DPN) ASTINDO, meminta persetujuan dari anggota, mengenai pengesahan penyusunan Anggaran Dasar  yang telah disesuaikan dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM No 6 tahun 2014 tentang Pengesahan Perkumpulan yang Berbadan Hukum.       

Pada malam sambutan selamat datang kepada peserta Kongres yang dihibur oleh tari-tarian Kebudayaan Kalimantan Timur, ASTINDO juga memberikan ASTINDO Golden Award kepada 5 (lima) orang pejuang Pariwisata di wilayah Kalimantan Timur, yang telah mendinamiskan Kepariwisataan di wilayah tersebut.

Dengan mengambil tema “Digitalisasi Pariwisata” yang dianggap sangat terarah kepada kepentingan bisnis anggotanya, cukup mendapat sambutan serius dari para pembicara maupun dari peserta Kongres, karena suka tidak suka, semua industry termasuk bisnis Travel Agent, harus sudah masuk kedalam digitalisasi. Untuk itu pada Kongres ini, ASTINDO juga melaksanakan launching sebuah Platform yang dibangun untuk anggotanya dengan nama “ASTINDO Hub”.    

Dengan bergabung kepada ASTINDO Hub, Travel Agent tidak perlu menguras dana ratusan juta Rupiah atau hingga Milyaran Rupiah, hanya untuk membangun sebuah system diperusahaannya. Dengan biaya yang relative sangat terjangkau oleh para anggotanya, ASTINDO menyediakan fasilitas yang sangat lengkap, dari mulai inventory, booking, penerbitan ticket sendiri sampai pembayaran online, dan dilengkapi oleh back office system yang semuanya menggunakan white label.  

Kongres ASTINDO dengan agenda utama adalah pemilihan Ketua Umum untuk periode 2016 – 2020, pada sidang Rapat Pleno juga sekaligus meminta Laporan Pertanggung Jawaban dari kepengurusan periode 2012 – 2016 yang dipimpin oleh Elly Hutabarat. Pada penyampaian laporan pertanggung jawabannya, telah mendapat sambutan luar biasa yaitu dengan tepuk tangan berdiri dari seluruh peserta Kongres, karena dirasakan hampir tidak ada celah untuk mempertanyakan kekurangan dari hasil program kerjanya.

Akhirnya Elly Hutabarat yang sudah tidak ingin maju lagi untuk menjadi Ketua Umum ASTINDO, terpaksa harus maju kembali mencalonkan dirinya, karena diminta oleh hampir seluruh Dewan Pengurus Provinsi (DPP) yang sudah berdiri. Dalam pemilihan Ketua Umum yang mendapat tantangan dari 2 (dua) calon lainnya, setelah di lakukan pemilihan dan perhitungan suara, dari 91 (Sembilan puluh satu) suara pemilih yang sah, 72 (tujuh puluh dua) diantaranya memberikan suaranya untuk Elly Hutabarat. Dengan demikian ibu Elly Hutabarat terpilih kembali sebagai Ketua Umum ASTINDO untuk periode 2016 – 2020.