Sejaktahun 2011, Ditjen Perhubungan Udara menyarankan agar ASTINDOsebagai asosiasidapat berperan sebagai Konsolidator, khususnya dalam menghadapi tata niaga penjualan tiket penerbangan yang dianggap kurang kondusif bagi Travel Agent.

Konsolidator adalah dengan menyatukan anggota melalui suatu forum, sehingga dapat menghasilkan bargaining power yang lebih besar terhadap principal-nya. Sejaktahun 2014ASTINDO mulai mencari formula yang dapat memanfaatkan fasilitas kemajuan Information Technology (IT) yaitu menggunakan internet, untuk dapat mengaplikasikan konsep Kosolidator tersebut.

Selain penerapan konsep Konsolidator,juga dengan adanya tantangan persaingan terhadap Online Travel Agent (OTA) yang berlatar belakang pemodal besar dari luar negeri, sehingga ASTINDO harus berupaya keras untuk mencari solusiagar anggotanya tetap dinamis menghadapi persaingan ini.

Setelah 3 (tiga) tahun menseleksi dan mencari bentuk yang paling tepat terhadap keinginan anggota, ASTINDO mendapatkan solusi dengan menemukan partner perusahaan IT yang berpengalaman lebih dari 15 tahun menangani system perniagaan ticket penerbangan dari Maskapai Nasional dan Travel Agent besar, yaitu Alexia.

Melalui kerjasama dengan Alexia, ASTINDO membangun suatu Platform atau system keseluruhan yang dapat mengakomodir semua business process Travel Agent, sehingga selain menjadikan anggotanya dapat berperan sebagai Online Travel Agent (OTA), juga dapat menerapkan konsep konsolidator. Tentunya kerjasama ini sangat mengutamakan kepentingan dan kondisi anggota, diantaranya untuk mendapatkan fasilitas penggunaan system ini, anggota ASTINDO tidak perlu mengeluarkan biaya investasi yang tinggi, seperti layaknya membangun system sendiri.

Keunggulan system ini adalah :

·                    Mengakomodir semua GDS yang beroperasi di Indonesia

·                    Penampilan system adalah White Label, yaitu dapat menggunakan Brand atau Merk Dagang sendiri.

·                    Dapat menyajikan semua product Travel Agent, sekalipun belum menjadi IATA Agent, atau belum memilik Tour Product sendiri, ataupun belum menjadi Appointed Agent dari suatu maskapai, dsb.

·                    System dipersiapkan untuk B to B to C disesuaikan dengan level yang dipilih.

·                    Aturan main diserahkan kepada masing-masing (un regulated), termasuk penetapan harga, komisi, periode pembayaran, metode pembayaran dsb.

·                    Difasilitasi dengan Accounting system, sehingga semua transaksi dan deposit payment dapat terkontrol disemua level, hingga pembayaran melalui mobile apps.

·                    Dsb