Oleh : Sjachrul Firdaus - Astindo / Sep-2013

Direktorat Angkutan Udara- Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang dipimpin oleh Ir Djoko Murjatmodjo, mengajak para pelaku industri pelayanan jasa angkutan udara, untuk bersiap-siap menghadapi "Free flow of skill labor 2015". Pertemuan yang diadakan di ruang rapat Ditjen Perhubungan Udara pada tanggal 26 Agustus 2013 itu, dihadiri oleh wakil-wakil dari Industri pelayanan angkutan udara diantaranya adalah ASTINDO sebagai Asosiasi Perusahaan Penjual Ticket Penerbangan, Garuda Indonesia sebagai National Carrier, Gapura Angkasa sebagai Ground Handling di Airport, Abacus Indonesia sebagai Global Distribution System dan Garuda Indonesia Training Center yang juga berperan dalam mencetak tenaga profesional.

LSP ATDA Untuk Industri Angkutan Udara
Pertemuan tersebut sebenarnya sebagai reminder kepada industry, karena gagasan untuk mempekerjakan tenaga profesional yang kompeten di industri pelayanan pada Angkutan Udara ini sudah digarap sejak tahun 2009. Dimana memang para wakil industri yang hadir tersebut telah sepakat mendirikan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dengan nama Air Transport Distribution Services & Agencies ( ATDA), dan LSP ATDA sendiri telah mendapat lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) tahun 2010. Sayangnya baru dimanfaatkan oleh sub-industrinya yang berasal dari Travel Agent saja, yang dikelola oleh ASTINDO.

Semua Profesi Harus Sudah Tersertifikasi Sebelum 2015
Pada saat ini ruang lingkup LSP ATDA yang sudah dipersiapkan baru untuk pelayanan Front line di counter, dengan skema sertifikasi yang sudah disusun adalah untuk profesi yang membidangi Ticketing.  Pada kesempatan tersebut, Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara, mengajak para wakil dari industri untuk segera memperluas Ruang Lingkup LSP ATDA, agar keberadaannya dapat dimanfaatkan oleh seluruh Subindustri pada Pelayanan Angkutan Udara lainnya, dan dapat mensertifikasi para profesinya sebelum masuk tahun 2015.

Sertifikat Kompetensi Profesi Sesuai Bidangnya
Oleh karena itu Ditjen Perhubungan Udara akan mewajibkan seluruh bidang pelayanan pada subindustri Angkutan Udara termasuk Travel Agent, harus mempekerjakan karyawannya yang sudah memiliki Sertifikat Kompetensi dibidangnya masing-masing. Untuk Travel Agent, Sertifikat Kompetensi yang dimaksud adalah kompetensi yang terkait dengan angkutan udara yaitu Kompetensi Ticketing. SF 02/09-2013