Pandemic covid -19 telah melumpuhkan bisnis Travel Agent dan Pariwisata yang sejak bulan Maret 2020 dan sudah berlangsung  hingga 1 ½ tahun, dimana 65,9 % pengusaha Travel meninggalkan bisnis Travel Agent untuk menyambung hidupnya. Ditahun awal tahun 2021 aktifitas pariwisata mulai merangkak naik walaupun sangat landai dan berfluktuasi dibawah, sekalipun pernah turun kembali ke titik nol. Sejak bulan Agustus 2021 gejolak peningkatan sudah mulai agak tinggi hingga di bulan September mulai keringanan persyaratan perjalanan bertahap dikurangi. Di bulan October pengurangan persyaratan perjalanan lebih tekan lagi, hingga Indonesia mulai membuka pintu untuk wisatawan asing terhadap 18 Negara, dan banyak negara-negara yang penghasilannya dari sector pariwisata mulai menghapus karantina, dan perusahaan-perusahaan penerbangan mulai mengoperasikan Kembali pesawatnya.

Menyikapi perkembangan kemajuan yang begitu massif disektor pariwisata, tentunya memberi angin segar bagi perusahaan penerbangan, obyek wisata, hotel dan Travel agent. Prospect ini tidak disia-siakan oleh ASTINDO dengan menyiapkan “market place” yang mempertemukan produk wisata dengan calon wisatawan yang sudah tidak sabar ingin mengadakan perjalanan wisatanya.

Sehubungan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih diterapkan dengan level yang berbeda-beda, ASTINDO yang sudah secara regular menyelenggarakan ASTINDO Travel Fair sejak tahun 2011 secara tatap muka, terpaksa masih harus hati-hati demi mentaati aturan Pemerintah dalam menerapkan Protokol Kesehatan (prokes). Demi untuk memenuhi harapan semua pihak termasuk para calon wisatawan, ASTINDO memutuskan untuk menggelar ASTINDO Virtual Travel Fair (AVTF) 2021 mulai tanggal 3 hingga 7 November 2021.

ASTINDO Virtual Travel Fair (AVTF) 2021 ini mengkolaborasikan Airlines (Ticket), Tour (Land Arrangement) yang terdiri dari Hotel, Transportasi darat , Obyek wisata , Restaurant dsb, yang dikemas dengan harga bargaining position, sehingga dapat mengkoreksi harga pasar. ASTINDO sebagai market place creator menggunakan bargaining power-nya untuk mendapatkan harga promo dari masing-masing supplier tersebut. Sehingga harga ticket ataupun paket yang akan digelar adalah adalah selain kumpulan harga promo, ditambah dengan gimmick lain nya seperti cash back, voucher, privilege dan sebagainya.

Jangan sampe kehabisan seat.   

 

SF 03-10/21